Pembelajaran Bunda Puspa Mengenai Tentang Keyakinan Para Usaha UMKM

09 Juni 2023
PEMDES KAUMAN
Dibaca 125 Kali
Pembelajaran Bunda Puspa Mengenai Tentang Keyakinan Para Usaha UMKM

Pembelajaran Bunda puspa ke dua diadakan pada tanggal 7 Juni 2023 dari pukul 09.30-12.30, bertempat dipolindes Desa Kauman dihadiri kurang lebih 30 Peserta Ibu-ibu Desa Kauman. Para peserta pun sangat antusias Ketika pemateri yang dihadirkan kali ini semakin seru, yaitu psikiater dari Bali yang beliau sudah berpengalaman puluhan tahun

Mengawali pembelajaran Ibu Rani dari Dinas KBPP menyampaikan bahwa “melanjutkan pembelajaran pertemuan ke-2, yaitu tentang keyakinan usaha agar para pengusaha ibu-ibu Desa Kauman lebih Pintar dan berkembang”

Ibu Sesil menyampaikan bahwa segala sesuatu hal terjadi bukan karena pikiran, namun karena perasaan, ada segitiga yang saling berkaitan yaitu: perasaan, pikiran dan tubuh. Jika perasaan selalu baik maka pikiran juga menjadi baik dan tubuh menjadi sehat, pun sebaliknya pula jika perasaan tidak baik maka pikiran menjadi tidak baik dan tubuh menjadi sakit.

Sebelum memaparkan materi, sebuah video mengenai elang di pertontonkan kepada para peserta, peserta diminta untuk menyimak dan mengamati bagaiman seekor burung elang yang terlihat gagah dan berusia Panjang dibandingkan burung yang lain, namun pada usia 40 dia mengalami penurunan cangkram, paruh tajam yang semakin bengkok, dan bulu yang semakin menebal sehingga sulit untuk terbang.

Namun burung elang memiliki 2 pilihan yaitu antara mati atau berusaha terbang tinggi ke atas gunung untuk melepaskan cakar dan tumbuh cakar baru, memukulkan paruhnya kebatu hingga Kembali tajam, dan merontokkan bulu tebalnya selama 150 hari dan kemudia menjadi elang yang kokoh Kembali.

Para peserta pun mulai diberi pertanyaan satu persatu mengenai korelasi antara burung elang dan kehidupanya. “burung elang mengajarkan kita harus melakukan perubahan, berusaha keras dan pantang menyerah, harus percaya diri seperti burung elang agar bisa Kembali gagah untuk memulai hidup 30 tahun lagi,” ujar titin.

Cuplikan video yang sangat menarik hingga para peserta sangat aktif selama sesi diskusi.

Dalam melakukan perubahan hidup para peserta juga diajarkan untuk memiliki mindset yang berkembang yaitu memiliki, strategi berbeda, lakukan usaha terbaik, teku dan target waktu. Jangan memiliki mindset yang tetap yaitu: saya tidak mampu, usaha ini sangat sulit, berhasil sangat susah.

“Apa yang terjadi pada diri adalah akibat dari pikiran, menumbuhkan keyakinan diri positif “ saya yakin sukses dalam usaha karena saya ingin sukses”,” ujar Bu Sisil

Pemateri juga mengajak peserta untuk selakuk membiasakan kata kata yang positif, dan membunang kata kata negative. Dikahir sesi di tutup dengan afirmasi bahwa dirimu berharga seperti Tuhan yang menciptakanmu, semakin menghina diri semakin tidak bisa apa apa, jangan takut dinilai orang lain, harusnya tampil sesuai dengan yang disukai.